Selasa, 10 Agustus 2010

lukisan hidupku


dulu ....
lembaran yang kusaji masih putih
polos tak ternoda
sangat indah
layaknya rupawan saat ku kecil

kehidupan waktu berputar melaju
canda, tawa, sedih, luka, lalui diri
kini alur cerita mulai berombak
kertas yang ku saji mulai ternoda
tercoreng dosa dan penuh hina

kini tak putih lagi
warna berubah pelangi
dengan hati yang masih padaMU
wajah hati penuh poles
karena kesalahan yang berarti

Canda dan tawa menghilang
Saat nama tak ada
Didalam buku kehidupan manusia
Milik Sang Khalik penyayang

1 komentar:

  1. saat membacanya, seakan seperti menatap cermin besar, seukuran diriku...

    * nice note...

    BalasHapus